TIMUR TENGAH
"Ikhwanul Muslimin Sewa Jasa Preman"
Senin, 11 Juni 2012 12:24 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Ahmed Shafiq (RIA Novosti)
KAIRO - Kandidat Presiden Mesir Ahmed Shafiq menyerang kelompok Ikhwanul Muslimin (IM). Shafiq menuduh, IM membayar jasa tukang pukul untuk menyerang kantor Shafiq di Kairo, pada Mei lalu.
"Mereka (Ikhwanul Muslimin) menggunakan cara yang kotor, saya merupakan kandidat independen yang tidak didukung oleh partai atau kelompok manapun. Sementara itu Ikhwan didukung oleh kelompok yang tidak tercantum," ujar Shafiq, seperti dikutip Egypt Independent, Senin (11/6/2012).
Mantan Perdana Menteri Mesir itu dipastikan akan berhadapan dengan tokoh IM, Mohamed Mursi pada pilpres ronde kedua, 16 Juni mendatang. Tuduhan Shafiq muncul setelah IM menuduh Shafiq berbohong dan mengatakan, bahwa dirinya tidak terlibat dalam insiden tewasnya ratusan demonstran.
Ikhwanul Muslimin mengatakan, Shafiq berbohong untuk menjatuhkan organisasi tersebut dan membuat warga Mesir supaya tidak memilih Mursi. Ikhwan juga menuding Shafiq berada di balik insiden pembunuhan terhadap demonstran.
"Shafiq adalah anggota dari Partai Nasional Demopkrat dan Perdana Menteri Mesir di saat pembantaian berlangsung. Namun dia tidak melakukan apa-apa, kecuali meminta maaf," demikian pernyataan Ikhwanul Muslimin.
Pada Jumat pekan lalu, ribuan demonstran di Mesir juga menuntut agar Shafiq dilarang ikut dalam pilpres ronde dua. Meski demikian, Shafiq tetap menjelaskan, dirinya akan terus mengusung kebebasan bila terpilih sebagai presiden.
"Warga akan dibebaskan untuk berekspresi, saya berjanji pada Anda. Tidak ada penahanan bagi para pemuda yang terlibat aktivitas politik," tegas Shafiq.
Shafiq juga sempat mengatakan, bila Ikhwanul Muslimin berkuasa, Mesir akan kembali ke abad kegelapan. Mantan pejabat militer itu pun mengklaim, Ikhwanul Muslimim akan menciptakan negara sektarian yang akan dipenuhi konflik. (AUL)
Berita Selengkapnya Klik di Sini