Ilustrasi : artuproar
KABUL - Bom di pinggir jalanan Afghanistan menewaskan seorang perempuan yang sedang hamil dan tiga orang saudaranya pada hari ini. Bom itu meledakkan ambulans yang membawanya ke rumah sakit karena perempuan itu hendak melahirkan.
Militan Taliban diklaim menjadi pihak yang bertanggung jawab terhadap insiden ledakan bom tersebut. Insiden itu terjadi di Provinsi Sari Pul, yang memang menjadi wilayah yang sering dilanda pemberontakan.
"Perempuan itu dilarikan ke rumah sakit untuk melahirkan. Di sepanjang jalan, kendaraan yang mereka naiki ditanam ranjau oleh Taliban dan perempuan itu terbunuh. Tiga orang saudaranya yang ikut mengantarnya juga terbunuh," ujar juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Sediq Sediqqi, seperti dikutip AFP, Senin (11/6/2012).
Pejabat setempat mengkonfirmasi kejadian tersebut dan mengatakan, kendaraan yang dikendarai korban adalah mobil ambulan. Sejauh ini, militan Taliban kerap menggunakan bom di pinggir jalan untuk menyerang pasukan Afghanistan dan North Atlantic Treaty Organization (NATO). Namun tak jarang pula, serangan bom itu menewaskan warga sipil.
Selama lima tahun terakhir, jumlah warga sipil yang tewas akibat serangan bom di Afghanistan meningkat secara drastis. Pada 2011 lalu, serangan-serangan bom dilaporkan sudah menewaskan 3.021 orang di negara tersebut. (AUL)
getting time ...
Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang penemuan ratusan cakar beruang dan kasus pencurian bayi di Spanyol.
What are the things in life you can't live without? A survey reveals what British people need.
The BBC gets a royal visitor. Queen Elizabeth officially opens the BBC's new headquarters.
Rabu, 19 Juni 2013 13:01 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 12:19 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 12:04 WIB