ASIA TENGGARA
Kemlu Bantah Staf Lokal KBRI India Dipecat
Selasa, 12 Juni 2012 13:58 wib
Fajar Nugraha - Okezone
Jubir Menlu Michael Tene. (Foto : Dok Kemenlu)
JAKARTA - Pihak Kementerian Luar Negeri RI membantah pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di India memperlakukan staf lokalnya tidak adil. Menurut Kemlu, seluruh staf lokal di KBRI India bekerja dengan sesuai dengan kontrak yang ada.
Juru bicara Kemlu RI Michael Tene menilai laporan dua staf lokal, yakni Sohan Singh dan Surrender Singh, diberhentikan tanpa alasan jelas tidak tepat. Menurut Tene, seluruh staf lokal bekerja sesuai dengan kontrak yang sudah disepakati.
"Saya kira informasinya tidak tepat, kontraknya sebenarnya sudah selesai pada akhir tahun 2011. Kemudian dia minta diperpanjang dan hal itu disetujui hingga bulan April (2012). Semua berdasarkan ketentuan," ujar Michael Tene lewat sambungan telefon kepada Okezone, Selasa (12/6/2012).
Sementara mengenai tuduhan keduanya diberhentikan tanpa alasan, Tene mengatakan, "dalam kontraknya sudah jelas sampai kapan. Tidak mungkin mereka tidak mengetahui kontrak".
Sebelumnya, laporan mengenai masalah tersebut diutarakan oleh seorang sumber yang beralamatkan surat elektronik (email) mist**.kum**@ymail.com yang dikirim kepada Okezone, Jakarta, Selasa (12/6/2012). Berdasarkan surat elektronik tersebut, kedua staf lokal ini dikabarkan telah bekerja selama 27 dan 15 tahun.
"Tidak jelas berapa lama bekerja, tetapi mereka bekerja sesuai kontrak," tegas Tene.
Mengenai gaji yang menjadi tuntutan dari dua staf lokal asal India itu, pihak Kemlu justru mempertanyakan masalah ini diungkap setelah kontrak mereka sudah habis. Padahal saat menandatangani kontrak, mereka sudah menyetujui jumlah gajinya dan menerima tawaran dari pihak KBRI India.
"Masalah gaji seharusnya mereka sudah menerima, karena sudah terikat dengan kontrak. Karena dalam hal ini pihak Kemlu tidak pernah memaksa seseorang. Semua sudah jelas di kontraknya, dan mereka bisa menerima atau bisa menolak. Masalah ini baru mereka setelah kontrak habis," tutur Tene.
Perbandingan gaji pun memang diutarakan oleh kedua staf lokal tersebut, tetapi Tene mengaku tidak mengetahui perbandingan gaji tersebut. Menurutnya, setiap staf sudah tahu jumlah gaji ini sejak melihat kontrak yang telah diajukan oleh KBRI India. Dirinya menegaskan semuanya dilakukan dengan kontrak yang ada.
(faj)
Berita Selengkapnya Klik di Sini