TIMUR TENGAH

Pemukim Yahudi Bakar Rumah Ibadah Palestina

Selasa, 19 Juni 2012 12:42 wib
Khairisa Ferida - Okezone
Ilustrasi Ilustrasi

YERUSALEM - Pihak militer mengatakan, sekelompok orang telah membakar dan mencoret sebuah bangunan masjid Palestina yang terletak di Tepi Barat. Pemukim Yahudi diduga adalah dalang dibalik insiden ini.

"Kebakaran di sebuah masjid di Kfar Jabaa terjadi pada Selasa pagi waktu setempat," ujar sumber dari pihak militer, seperti dikutip Associated Press, Selasa, (19/6/2012).

Sementara itu, sekelompok orang itu juga meninggalkan sebuah tulisan yang berbunyi, "Perang baru saja dimulai, Anda akan membayar harga dari semua ini". Sekelompok orang ini dilaporkan juga menyerang sejumlah situs militer milik Israel dan Palestina untuk melampiaskan kemarahan mereka.

Kuat dugaan aksi brutal ini dilakukan oleh para pemukim Yahudi yang marah atas rencana pemerintah Israel untuk menghancurkan 30 apartemen ilegal di Tepi Barat.

Sebelumnya Pemerintah Israel mengatakan, akan menuruti putusan Mahkamah Agung untuk menghancurkan 30 apartemen yang dibangun secara ilegal oleh perusahaan swasta Israel di tanah Palestina. Apartemen ini dibangun secara ilegal pada 1 Juli lalu.

Pemimpin pemukim Yahudi Dani Dayan mengutuk dan menyesalkan penyerangan terhadap rumah ibadah milik umat Muslim ini. Dayan pun tidak memungkiri bahwa insiden ini bisa saja dilakukan oleh para pemukim Yahudi. Berdasarkan Deklarasi 1988 wilayah Tepi Barat merupakan bagian dari Palestina, namun sejak 1967 sebagian besar wilayah ini diduduki oleh Israel.

Jika terbukti bahwa pemukim Yahudi mendalangi insiden ini maka ini akan menjadi serangkaian tindakan brutal yang dilakukan oleh para pemukim Yahudi. Sebelumnya, pada Mei lalu kelompok pembela hak asasi manusia Israel, B'Tselem, merilis sebuah video mengejutkan. Video itu menampilkan sikap arogan sejumlah pemukim Yahudi yang melepaskan tembakan ke arah sekelompok warga Palestina.

Tindakan itu terjadi justru ketika aparat keamanan yang terdiri dari polisi serta tentara tengah berada di wilayah itu. Namun, mereka tidak mengambil langkah apapun untuk menghentikan kekerasan.

Beberapa warga desa di Tepi Barat kabarnya sering mendapat ancaman serta intimidasi dari pemukim Yahudi. Peristiwa ini bahkan menyebabkan Kementerian Pendidikan Israel terpaksa menutup sebuah sekolah di kawasan itu, setelah mereka menemukan bukti yang menunjukkan sejumlah siswa terlibat dalam tindak kekerasan terhadap warga Palestina. (rhs)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป