DUNIA

Kekerasan di Suriah Meningkat, DK PBB Bertindak

Selasa, 19 Juni 2012 14:30 wib
Khairisa Ferida - Okezone
Kekerasan di Suriah (Foto: Telegraph) Kekerasan di Suriah (Foto: Telegraph)

NEW YORK - Ketua Tim Pemantau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Jenderal Robert Mood dan Kepala Pasukan Perdamaian PBB Herve Ladsous dijadwalkan akan melakukan pertemuan tertutup dengan 15 anggota Dewan Keamanan (DK) PBB. Pertemuan ini rencananya akan membahas perkembangan terakhir di Suriah.

Oleh DK PBB, Mood dan Ladsous nantinya akan dimintai pendapat terkait solusi yang tepat untuk mengakhiri kekerasan mematikan di Suriah. Misi tim pemantau PBB sejauh ini dikabarkan masih ditangguhkan menyusul meningkatnya kekerasan di negara itu.

Penangguhan operasi tim pemantau ini menunjukkan gagalnya implementasi enam inisiatif damai yang diajukan oleh utusan khusus PBB untuk Suriah Kofi Annan. Inisiatif damai yang ditawarkan Annan ini bertujuan untuk menghentikan kekerasan dan memulai sebuah dialog politik.

Duta Besar Inggris untuk PBB Mark Lyall Grant mengatakan, dirinya juga turut menghadiri pertemuan DK PBB dengan Jenderal Mood dan Ladsous.

"Menurut Saya akan ada banyak perwakilan dari DK, termasuk Inggris yang akan mempertanyakan masa depan misi tim pemantau ini atau mungkin terdapat pengembangan rencana mengingat perkembangan terkahir yang terjadi di Suriah," ujar Dubes Lyall Grant yang dikutip Associated Press Selasa, (19/6/2012).

Dubes Lyall Grant juga mengingatkan misi tim pemantau PBB akan segera berakhir pada 20 Juli mendatang. Namun, dirinya juga belum tahu apakah misi akan dilanjutkan.

"Menurut Saya kita harus terlebih dahulu mengevaluasi apa yang tengah terjadi," ujar Dubes Lyall Grant.

Sementara itu, China yang selama ini diketahui dua kali memveto resolusi DK PBB atas Suriah mengatakan, pihaknya harus terlebih dahulu mendengar penjelasan Jenderal Mood sebelum memutuskan langkah selanjutnya.

"Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi di Suriah dan kami meyakini bahwa semua kalangan di Suriah harusya bekerja sama untuk membantu tim pemantau PBB. Kami ingin mengetahui situasi yang terjadi di lapangan dan kami ingin mendengar itu langsung dari Jenderal Mood," ujar Dubes china untuk PBB Li Baodong. (rhs)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป