Kandidat PM Pakistan Raja Pervez Ashraf (Foto: AP)
ISLAMABAD - Partai berkuasa di Pakistan, Partai Rakyat Pakistan (PPP) membatalkan pencalonan Makhdoom Shahabuddin sebagai kandidat Perdana Menteri (PM). Sebagai gantinya, mantan Menteri Sumber Daya Air Raja Pervez Ashraf dinobatkan sebagai kandidat PM.
Terpilihnya Ashraf sebagai kandidat PM ini diumumkan setelah sebelumnya parlemen melangsungkan pemungutan suara.
Pemungutan suara ulang ini diadakan menyusul skandal yang diduga melibatkan kandidat PM sebelumnya. Shahabuddin diduga terlibat dalam skandal impor obat-obatan secara ilegal saat dirinya menjabat sebagai Menteri Kesehatan. Demikian diberitakan BBC Jumat, (22/6/2012).
Bahkan salah seorang hakim agung Iftikhar Muhammad Chaudry kabarnya telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Shahabuddin. Menurut Pasukan Ati Narkoba (ANF) keterlibatan Shahabuddin dalam skandal obat-obatan ini tidak terbantahkan.
Kekosongan posisi PM di Pakistan terjadi setelah beberapa hari sebelumnya Mahkamah Agung Pakistan mengumumkan pemberhentian PM Yousuf Raza Gilani dari jabatannya. MA mengatakan, Gilani terbukti bersalah karena menolak penyelidikan atas kasus korupsi yang melibatkan Presiden Asif Ali Zardari.
Sementara itu, sebagai pembelaan diri Gilani mengatakan, alasan dibalik penolakannya tidak lain adalah sebagai seorang kepala negara Presiden Zardari memiliki kekebalan hukum. Hal inilah yang dinilainya menyebabkan penyelidikan tidak dapat dilanjutkan. (rhs)
getting time ...
Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang penemuan ratusan cakar beruang dan kasus pencurian bayi di Spanyol.
What are the things in life you can't live without? A survey reveals what British people need.
The BBC gets a royal visitor. Queen Elizabeth officially opens the BBC's new headquarters.
Rabu, 19 Juni 2013 23:01 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 21:01 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 17:02 WIB