Suu Kyi Terinspirasi dengan Revolusi Prancis

Rabu, 27 Juni 2012 08:33 wib | Aulia Akbar - Okezone

Foto : Suu Kyi & Hollande (reuters) Foto : Suu Kyi & Hollande (reuters) PARIS - Tokoh pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi mengatakan, dirinya terinspirasi dengan semangat revolusi, budaya, dan literatur dari Prancis. Suu Kyi yang mempelajarai bahasa dan budaya Prancis selama 15 tahun itu sampai di Negeri Mode dan bertemu dengan Presiden Francois Hollande.

"Akan sangat sulit bagi saya untuk mengatakan dengan sedikit kata tentang apa peranan Prancis untuk saya, namun semangat revolusioner Prancis selalu menginspirasi segala perjuangan politik saya," ujar Suu Kyi, seperti dikutip Reuters, Rabu (27/6/2012).

Dalam pertemuannya dengan Hollande, Suu Kyi mengatakan bahwa dirinya adalah penggemar berat dari seorang penulis romantisme asal Prancis, Victor Hugo. Salah satu karya tulis Hugo yang berjudul "Les Miserables" melukiskan perjuangan warga miskin di Prancis pada Abad ke-19.

"Saya adalah penggemar dari Victor Hugo karena Hugo mengerti, revolusi sejati dimulai dari diri kita sendiri. Jadi, kita harus membuat mereka yang belum berkomitmen untuk melakukan reformasi, agar mengerti akan pahal revolusi, yang ditujukan untuk memperbaiki situasi di negaranya," imbuhnya.

Pemimpin oposisi Myanmar itu mengaku, setiap hari dirinya selalu membaca literatur Prancis. Hal itulah yang membuat Suu Kyi menjadi dekat dengan kebudayaan di Negeri Mode. Suu Kyi turut menyebut pemikiran Prancis, yang membuat negara tersebut menjadi juara demokrasi di dunia ini. (AUL)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »