ASIA

China Ingin Jadi Anggota OKI

Kamis, 28 Juni 2012 09:02 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Rapat Sekjen OKI & China (OIC) Foto : Rapat Sekjen OKI & China (OIC)

BEIJING - Deputi Menteri Luar Negeri China Jhaa Jane menyoroti pentingnya keeratan hubungan antara negaranya dan sejumlah negara Islam di dunia ini. China pun ingin menjadi anggota dari Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Sekretaris Jendral OKI Ekmeleddin Ihsanoglu mengadakan pertemuan dengan Jhaa Jane di Kota Beijing, China, pada Rabu kemarin. Dalam pertemuan itu, Ihsanoglu dan Jane membahas keeratan hubungan antara OKI dan Negeri Panda.

Pada saat bertemu dengan Perdana Menteri China Wen Jiabao, Ihsanoglu menekankan pentingnya peningkatan hubungan yang strategis antara OKI dan China. Jane juga menilai, penting bagi China untuk meningkatkan hubungan kultural dan perdagangan dengan OKI.

Jane meminta OKI untuk menyediakan informasi mengenai kriteria-kriteria yang harus dipenuhi suatu negara untuk menjadi "Negara Pengamat" di OKI. Jane pun berharap, China bisa mendapatkan keanggotaannya di OKI, lewat Konferensi Dewan Menteri Luar Negeri OKI di Djibouti. Demikian, keterangan tertulis dari OKI yang diterima Okezone, Kamis (28/6/2012).

Ihsanoglu pun turut mendesak Kementerian Luar Negeri China agar berperan aktif dalam menyelamatkan warga Muslim Rohingya di Myanmar. Rohingya adalah kelompok minoritas yang sangat tertindas di negaranya. Mereka terpaksa lari ke Bangladesh ketika negaranya dilanda konflik antar-agama. Meski demikian, mereka terkadang justru dipulangkan kembali ke negaranya.

Selain isu Rohingya, Ihsanoglu juga mengajak China untuk memperhatikan isu yang berkembang di salah satu kotanya, yakni Kashgar. China diharapkan bisa membantu pembangunan di Kashgar, yang mayoritas penduduknya adalah umat Muslim. (AUL)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

BACA JUGA ยป