Pemberontak Kachin (Foto: Reuters)
YANGON - Pemberontak Kachin dikabarkan menangkap lebih dari 30 pasukan Myanmar sebagai tawanan perang. Ditangkapnya militer Myanmar itu terjadi di saat meningkatnya baku tembak antara kelompok pemberontak dengan pihak militer Myanmar.
Juru bicara Kachin Independence Army (KIA) La Nan mengatakan, prajurit Myanmar yang ditangkap sebagian berpangkat prajurit dan sersan. Mereka diperlakukan dengan hukum internasional yang berlaku terhadap tawanan perang.
"Terlepas bagaimana mereka bisa tertangkap, kami memperlakukan prajurit musuh secara manusiawai," tutur La Nan, seperti dikutip DVB, Kamis (5/7/2012).
Namun klaim pihak KIA masih belum bisa diverisikasi kebenarannya. Lan Nan bahkan menyatakan, beberapa dari prajurit Myanmar menolak untuk dikembalikan ke batalyon mereka karena takut diberikan hukuman. Pemerintah Myanmar belum memberikan keterangan atas penangkapan ini.
Meski baku tembak masih terus berlangsung antara KIA dan militer Myanmar, upaya menuju damai masih terus dilakukan. Menteri Dalam Negeri Aung Min dan para pemimpin KIA dijadwalkan untuk melakukan pertemuan bulan ini guna memulai kembali negosiasi yang sempat terhenti Mei lalu.
Pemerintah Myanmar sebelumnya mengusulkan pertemuan itu dilakukan di Kota Bhamo, Kachin. Namun KIA menolak usulan tersebut, mengingat masih terus berlangsung baku tembak di wilayah tersebut. (faj)
getting time ...
Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang penemuan ratusan cakar beruang dan kasus pencurian bayi di Spanyol.
What are the things in life you can't live without? A survey reveals what British people need.
The BBC gets a royal visitor. Queen Elizabeth officially opens the BBC's new headquarters.
Rabu, 19 Juni 2013 21:01 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 19:01 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 18:03 WIB