ASIA

Jepang: Krisis Nuklir Fukushima Akibat Ulah Manusia

Kamis, 05 Juli 2012 15:35 wib
Fajar Nugraha - Okezone
PLTN Fukushima (Foto: AFP) PLTN Fukushima (Foto: AFP)

TOKYO - Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima yang tahun lalu menjadi sumber krisis nuklir di Jepang, usai diterjang tsunami, ternyata turut melibatkan kesalahan manusia. Hal ini terungkap dalam hasil penyelidikan yang dilakukan pihak berwenang Jepang.

"Kecelakaan PLTN Fukushima milik TEPCO, diakibatkan oleh kolusi antara pemerintah sebagai pengambil kebijakan dan TEPCO. Kecelakaan juga terjadi akibat minimnya koordinasi antara kedua belah pihak," ujar Komisi Penyelidikan Independen Kecelakaan Nuklir Fukushima, seperti dikutip AFP, Kamis (5/7/2012).

"Kedua belah pihak (Pemerintah Jepang dan TEPCO) telah mengkhianati hak warga untuk tetap aman dari kecelakaan nuklir. Untuk itu, kami menyimpulkan kecekalaan ini merupakan ulah kesalahan manusia," lanjut laporan itu.

Komisi penyelidikan menyakini bahwa akar permasalahan dari kecelakaan ini adalah sistem pengaturan dan organisasi yang akhirnya mempengaruhi pengambilan keputusan secara rasional. Pihak komisi juga menyebutkan, hal ini juga menyebabkan kesalahan dalam pengambilan keputusan.

Penyelidikan ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan dalam krisis nuklir terparah di Jepang. Hasil laporan sebelumnya menyebutkan, TEPCO sebagai operator Fukushima tidak bisa memperkirakan kemungkinan ancaman tsunami yang datang begitu besar. Penyelidikan juga menyebutkan, bila perusahaan memiliki aturan baku, mereka tentunya bisa melakukan evakuasi terhadap staf PLTN itu.

"Sementara untuk penyebab langsung, komisi belum bisa menentukan kesimpulan bahwa ada alat yang rusak akibat diterjang gempa," lanjut pihak komisi penyidikan.

Industri nuklir Jepang sebelumnya mengatakan, PLTN mereka tahan akan guncangan gempa dan terjangan tsunami. Tetapi insiden terakhir membuktikan PLTN di Jepang masih rapuh akan bencana alam, terutama gempa. (faj)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป