ASIA TENGGARA

10 Relawan Ditahan di Myanmar

Jum'at, 06 Juli 2012 15:17 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Warga Muslim Myanmar (Japan Today) Foto : Warga Muslim Myanmar (Japan Today)

ARAKAN - Sebanyak 10 orang relawan kemanusiaan ditahan di wilayah barat Myanmar tepat pada hari ini. Beberapa orang di antara mereka adalah staf yang dikirim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Para relawan itu hendak menyalurkan bantuan untuk korban kekerasan antar-agama di Arakan."Saat ini, sekira 10 relawan dari PBB dan LSM ditahan oleh Pemerintah Negara Bagian Arakan, mereka pun diinterogasi," ujar Badan Bantuan Kemanusiaan PBB (OCHA), seperti dikutip AFP, Jumat (6/7/2012).

Penahanan itu dilakukan menyusul dengan adanya insiden kekerasan antar-agama di wilayah itu. PBB pun meminta Pemerintah Myanmar untuk memberikan identitas dari staf-stafnya yang ditahan. Enam orang anggota dari Dokter Lintas Batas (MSF).

Meski sudah ada upaya untuk menangani konflik antar-agama itu, puluhan ribu warga Myanmar masih terbengkalai. Mereka menetap di sebuah kamp pengungsian yang dibangun Pemerintah Myanmar dan PBB.

Status darurat militer juga masih diberlakukan di Myanmar karena kekerasan itu masih berlangsung. Human Right Watch (HRW) melaporkan, beberapa aparat keamanan Myanmar melakukan pengepungan dan kekerasan terhadap warga Muslim Myanmar.

"Sementara para pasukan Myanmar mencoba membendung aksi kekerasan itu, mereka tetap melakukan kekerasan pada warga Muslim Rohingya," ujar HRW.

HRW pun menilai, penangkapan massal yang terjadi di Arakan merupakan tindakan yang mengandung unsur diskriminatif terhadap warga Muslim. Pejabat setempat juga sangat lamban dalam menyelidiki tersangka. (AUL)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป