TIMUR TENGAH

Janda Arafat Paksa Prancis Selidiki Kematian Suaminya

Rabu, 11 Juli 2012 12:02 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Suha & putrinya, Zahwa Arafat (Daylife) Foto : Suha & putrinya, Zahwa Arafat (Daylife)

RAMALLAH - Janda dari Yasser Arafat, Suha Arafat, siap mengajukan surat berisi keluhan hukum ke Prancis. Suha mendesak Pemerintah Prancis agar ikut menyelidiki kematian suaminya.

Pada 2004 silam, mantan Presiden Otoritas Palestina Yasser Arafat meninggal dunia di sebuah rumah sakit militer di Prancis. Seiring dengan munculnya dugaan yang menyebutkan bahwa Arafat tewas karena racun radioaktif polonium, Suha kerap menuntut Prancis untuk ikut menyelidiki kematian suaminya.

Menurut pengacara Suha, Pierre Olivier, Suha berharap penyelidikan itu akan mengungkap detil kematian Yasser Arafat. Bila keluhan dari Suha Arafat diterima, Pemerintah Prancis berhak untuk ikut menyelidiki kasus kematian itu.

Sejauh ini, dokter-dokter di Prancis mengatakan bahwa Arafat meninggal dunia karena stroke yang cukup parah. Arafat juga menderita sindrom koagulasi intravaskular diseminata (KID), sindrom yang ditandai dengan adanya perdarahan akibat trombin bersirkulasi dalam darah pada daerah tertentu. Demikian, seperti diberitakan Irish Independent, Rabu (11/7/2012).

Otoritas Palestina juga sudah memberikan persetujuan final untuk penggalian kubur Yasser Arafat. Palestina pun menuntut pembentukan badan internasional untuk menyelidiki kematian Arafat. Mekanisme pembentukan badan itu dinilai sama dengan mekanisme penyelidikan kematian mantan Perdana Menteri Lebanon Rafiq Hariri. (AUL)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป