BP Migas Minta Dukungan Pemenuhan Gas Nasional

Kamis, 12 Juli 2012 16:03 wib | Rizkie Fauzian - Okezone

Ilustrasi Ilustrasi JAKARTA - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) meminta seluruh pemangku kepentingan mendukung pengembangan proyek-proyek untuk peningkatan gas domestik.

"Tantangannya adalah bagaimana menyediakan infrastruktur gas yang terintegrasi sehingga pemanfaatan gas untuk domestik dapat berjalan optimal dan industri hulu migas sehingga tidak lagi hanya sebagai penghasil penerimaan negara tetapi menjadi lokomotif penggerak ekonomi nasional," ujar Kepala BP Migas Priyono dalam siaran pers, Kamis (12/7/2012).

Priyono melanjutkan, dalam usaha meningkatkan devisa negara, saat ini sedang dikembangkan tiga proyek yaitu, proyek Plan of Development (POD) untuk proyek IDD, Lapangan Jangkrik, dan Lapangan Abadi. Pengembangan proyek IDD dan Lapangan Jangkrik ini sangat strategis karena lokasinya berdekatan dengan Kilang gas alam cair (LNG) Badak yang dioperasikan oleh PT Badak NGL di Bontang, Kalimantan Timur.

Selain tiga proyek tersebut, saat ini juga sedang dibahas Plan of Development (POD) untuk pengembangan lanjutan proyek LNG Tangguh oleh BP Indonesia dan pengembangan Coal Bed Methane (CBM) oleh VICO Indonesia.

"Investor dan pembeli gas dari luar negeri juga dapat berperan menciptakan keseimbangan pemenuhan kebutuhan energi dengan cara membawa teknologi mutakhir di bidang hulu migas ke Indonesia, merelokasi sentra industri ke Indonesia, dan berinvestasi pada energi baru dan terbarukan," lanjut dia.

Beberapa hal ini, tidak hanya akan baik bagi Indonesia tetapi juga menguntungkan investor karena Indonesia menjadi tujuan yang menarik untuk investasi. (gna) (rhs)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »