Sejarah Berdirinya Amerika Serikat (AS) (4)

Terbentuknya Partai Demokrat

Kamis, 12 Juli 2012 10:30 wib | Fajar Nugraha - Okezone

Lambang Partai Demokrat (Foto: Googleimages) Lambang Partai Demokrat (Foto: Googleimages) Terbentuknya Amerika Serikat (AS) sebagai negara baru setelah lepas dari Inggris, tentunya membuat terbentuknya partai politik. Partai Demokrat merupakan salah satu dari dua partai lama yang masih bertahan hingga saat ini.

Pada sejarahnya, Partai Demokrat terbentuk pada 1792 dari faksi anti-Federalis yang menentang kebijakan fiskal yang dikeluarkan Alexander Hamilton, selama dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan AS di era Presiden George Washington.

Thomas Jefferson dan James Madison memimpin faksi ini hingga membentuk Partai Demokratik-Republik. Partai pimpinan Jefferson tersebut memegang teguh konstitusi. Selain itu, mereka juga menolak pembentukan bank nasional serta kehadiran pihak berkepentingan yang menggunakan kekayaan.

Setelah terjadinya perang 1812 antara AS dan Inggris, lawan utama dari Demokrat, Partai Federalis, membubarkan diri. Saat itu pihak Demokratik-Republik pun terpisah antara dua kubu yang menginginkan Presiden James Monroe terpilih kembali sebagai presiden dengan kubu yang menolaknya.

Faksi yang menolak ini sebagian besar masih memegang teguh prinsip politik Thomas Jefferson. Dipimpin oleh Andrew Jackson dan Martin Van Buren, kelompok tersebut membentuk Partai Demokrat. Dan memilih Andrew Jackson sebagai presiden pertama dari Partai Demokrat pada 1828.

Bersama dengan Partai Whig, Demokrat menjadi partai utama di AS hingga pecahnya perang saudara yang dimulai pada 12 April 1861. Partai Whig kerap memicu isu perbudakan yang menjadi pertentangan.

Usai Perang Meksiko-Amerika, Partai Whig pun tidak menampakkan tajinya. Pada 1850, gerakan anti-perbudakan makin merebak dan menekan sebagian besar anggota Partai Demokrat.

Keputusan penerbitan Undang-Undang Perbudakan dan Kansas-Nebraska Act yang mengurus tentang perbudakan itu mengakibatkan anggota Partai Demokrat yang anti-perbudakan memutuskan untuk keluar dari partai.

Hingga pada 1854, mantan anggota Partai Demokrat yang anti-perbudakan membentuk sebuah partai baru, yakni Partai Republik. Keduanya pun hingga saat ini menjadi dua partai utama yang bergantian berkuasa di Negeri Paman Sam. (faj)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »