Banjir di Filipina (Foto: AFP)
MANILA - Jumlah korban tewas dalam bencana angin topan Saola meningkat hingga 37 jiwa. Diperkirakan jumlah korban jiwa akan terus bertambah, mengingat bencana ini disertai banjir yang terus bertambah parah.
Topan yang memicu terjadinya hujan muson, melanda wilayah utara dan pusat wilayah Filipina, dengan beberapa kota dipenuhi air selama enam hari berturut-turut. Meski Topan Saola sudah beranjak, sepertinya jejak kerusakannya masih dapat dirasakan warga Filipina. Di antara korban tewas termasuk 11 remaja yang dilaporkan tenggelam di beberapa wilayah di Filipina.
"Mereka (remaja yang tewas) mungkin sedang menikmati gelombang air yang tinggi. Mereka tidak menyangka badai yang datang," ujar Ketua Pertahanan Sipil Filipina Benito Ramos, seperti dikutip AFP, Jumat (3/8/2012).
"Korban tewas dikhawatirkan akan terus bertambah. Kami mendapatkan kabar empat warga dilaporkan hilang di sebelah utara," imbuhnya.
Ramos menambahkan, meskipun Topan Saola sudah lewat dari Filipina, topan itu masih menyisakan hujan muson. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Filipina mengeluarkan peringatan di Manila dan sekitarnya, atas ancaman terbaru dari cuaca buruk ini. Ramos memperingatkan, beberapa wilayah di Filipina terancam banjir bandang dan longsor.
Sementara di wilayah pesisi Manila, banjir setinggi lutut orang dewasa tampak terlihat hari ini. Menurut pihak berwenang setempat, air pasang membuat kondisi banjir bertambah parah.
Sedangkan hujan deras yang melanda membuat sebuah tambang emas melaporkan kebocoran dari salah satu tambangnya. Kondisi tersebut memaksa pemerintah menutup paksa operasional dari tambang tersebut. Dikabarkan bahan yang bocor dari tambang itu adalah limbah beracun. Tetapi pihak tambang membantah hal itu adalah limbah. (faj)
getting time ...
Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang penemuan ratusan cakar beruang dan kasus pencurian bayi di Spanyol.
What are the things in life you can't live without? A survey reveals what British people need.
The BBC gets a royal visitor. Queen Elizabeth officially opens the BBC's new headquarters.
Rabu, 19 Juni 2013 23:02 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 23:01 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 21:01 WIB