ASIA
Diplomat Inggris Naik Wahana bersama Kim Jong-Un
Sabtu, 04 Agustus 2012 08:31 wib
Fajar Nugraha - Okezone
Barnaby Jones yang berada di depan Kim Jong-Un (Foto: AP)
PYONGYANG - Kantor Kementerian Luar Negeri Inggris dibuat pusing dengan sebuah foto salah seorang diplomatnya tengah asyik mencoba wahana bermain, bersama dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un. Terlihat kuasa usaha Kedutaan Besar Inggris di Korut duduk tepat di depan Kim Jong-Un.
Dari foto pemimpin Kim Jong-Un di taman bermain yang dirilis, terlihat seorang pria Eropa yang duduk di depan pewaris Kim Jong-Il tersebut. Pria itu ternyata adalah diplomat Inggris dan keberadaan warga Inggris di Korut dinilai cukup mengejutkan.
Diplomat Inggris itu bernama Barnaby Jones, Jones terlihat sedang menikmati wahana di taman bermain bersama Jong-Un dan para pejabat militernya. Foto itu muncul tepat pada saat identitas istri Jong Un dipublikasikan.
Inggris pun dikabarkan tidak mengumumkan ke publik, mengenai identitas diplomatnya yang ada di Korut. Identitas dari diplomat itu terkuak oleh Majalah asal Amerika Serikat, Mother Jones. Sejauh ini, para pengamat mengatakan bahwa publikasi foto Pemimpin Korut dan seorang warga asing merupakan hal yang langka.
"Hal ini cukup mengejutkan, foto ini menunjukkan adanya kedekatan Jong Un dan seorang warga asing. Umumnya, foto Pemimpin Korut dan warga asing tentunya di ambil dalam pose yang serius. Saya tidak pernah melihat foto ayah atau kakek Jong Un yang sedang menaiki wahana di taman bermain," ujar seorang pengamat di Universitas Columbia Charles Amstrong, seperti dikutip Guardian, Sabtu (4/8/2012).
Belakangan ini, Korut juga mempublikasikan foto pernikahan Kim Jong-Un dengan penyanyi terkenal, Ri Sol-Ju. Selama berada di taman bermain, Jong-Un dan istrinya juga terlihat menikmati pertunjukan lumba-lumba dengan para pejabat Korut.
Pihak Kemlu Inggris pun menanggapi foto ini dengan menyebutkan, "komunitas diplomat di Korut memang diundang dalam pembukaan taman bermain Rungna beberapa waktu lalu. Undangan tersebut juga diberikan kepada Kuasa Usaha Kedubes Inggris yang memilih untuk menghadiri undangan itu."
Kemlu Inggris menambahkan, meskipun ini kejadian yang tidak biasa pihak Inggris berusaha untuk membuka hubungan dengan Korut. Mereka menyatakan akan terus bekerja sama dalam bidang bantuan kemanusiaan, budaya dan pendidikan yang menguntungkan rakyat Korea Utara. (faj)
Berita Selengkapnya Klik di Sini