TIMUR TENGAH
Adik Bos Al Qaeda Inginkan Perdamaian
Rabu, 12 September 2012 18:03 wib
Aulia Akbar - Okezone
Foto : Mohamed Zawahiri (al arabiya)
WASHINGTON - Tepat pada Peringatan 11 Tahun Tragedi 9/11, adik dari Pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri, Mohamed al-Zawahiri, justru menawarkan solusi damai. Mohamed pun diwawancarai oleh stasiun televisi Amerika Serikat (AS), CNN.
"Rekan-rekan kami (Al Qaeda) seperti sudah mati. Kami tidak ingin kekerasan ini terus berulang, kami ingin semuaya hidup secara damai. Gambaran ideologi kakak saya dan saya, mengenai ideologi haus darah, barbar, atau teroris, sama sekali tidak benar," ujar Mohamed, seperti dikutip CNN, Rabu (12/9/2012).
Ketika ditanya mengenai keterlibatan Al Qaeda dalam serangan teror London di tahun 2005, Mohamed menepisnya. Pria itu hanya mengatakan, "maaf, siapa yang melakukan serangan teror di London adalah Barat sendiri, penindasan itu masih berlangsung, ada pilihan apakah Anda ingin menghentikannya atau rekonsiliasi."
"Kau harus logis, bila kau menginginkan perdamaian, kau harus membuat orang di sekitar kalian hidup dengan damai," imbuhnya.
Mohamed al-Zawahiri ditahan selama 14 tahun di penjara Mesir atas tuduhan menjalankan aksi teror dan keterlibatan dalam pembunuhan mantan Presiden Anwar Sadat. Namun Mohamed menepis segala tuduhan itu. Sejak dibebaskan, Mohamed mengatakan bahwa dirinya akan menghentikan jihad melawan Barat.
Pria yang dikabarkan sempat berkunjung ke Indonesia itu dimasukkan ke dalam daftar buronan Dinas Intelijen Amerika Serikat (CIA). Pembebasan Mohamed juga tidak dijelaskan secara detil oleh aparat keamanan.
Adik termuda dari Ayman al-Zawahiri itu ikut berjuang dengan kakaknya ke Khartoum, Sudan. Pria lulusan Mesir itu juga sempat dijatuhi vonis mati, namun Mohamed berhasil lolos dari vonis tersebut. (AUL)
Berita Selengkapnya Klik di Sini