ASIA

China Selidiki Insiden Pengepungan Mobil Dubes AS

Kamis, 20 September 2012 12:02 wib
Khairisa Ferida - Okezone
Dubes AS Gary Locke (Foto: Bloomberg) Dubes AS Gary Locke (Foto: Bloomberg)

BEIJING - Otoritas China mengatakan, akan menyelidiki insiden pengepungan mobil Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk China Gary Locke. Tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut, namun mobil yang ditumpanginya mengalami kerusakan ketika dihadang masuk ke kompleks Kedutaan AS.

Dalam sebuah video yang beredar para pengunjuk rasa juga terlihat melemparkan sejumlah benda-benda kecil ke arah mobil Dubes AS. Insiden baru bisa dihentikan setelah aparat keamanan China datang untuk membubarkan kerumunan massa.

Tak lama setelah insiden tersebut Dubes Locke mengumumkan bahwa aparat setempat bergerak sangat cepat dalam menghalau massa melakukan tindak kekerasan yang lebih jauh.

"Mereka bergerak dengan sangat cepat untuk membuat para demonstran menjauh. Peristiwa itu terjadi dalam hitungan menit dan setelahnya saya tidak lagi merasa berada dalam bahaya," ujar Locke, seperti dikutip The Associated Press, Kamis (20/9/2012).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Victoria Nuland menyatakan, keprihatinannya terkait insiden ini. Sementara otoritas China juga sangat menyesalkan insiden tersebut.

"Penilaian awal kami (AS) mobil itu menjadi target para pendemo yang sebelumnya telah berkumpul di luar Kedutaan Besar Jepang yang berada didekat lokasi pengepungan," papar Nuland.

Kementerian Luar Negeri China melalui Juru bicaranya mengatakan bahwa insiden itu merupakan kasus individu namun China tengah melakukan penyelidikan. Spekulasi yang berkembang menyebutkan bahwa aksi pengepungan yang dilakukan sejumlah orang tersebut bertujuan untuk memprotes AS yang selama ini bersekutu dengan Jepang.

Hubungan China dan Jepang memanas setelah Negeri Sakura mengumumkan pembelian atas pulau yang menjadi sengketa kedua pihak. Kendati Jepang merupakan sekutu dekat AS namun Negeri Paman Sam menegaskan tidak akan memihak dalam sengketa wilayah yang terjadi antara kedua negara. (rhs)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
BACA JUGA ยป