Kelompok Kerja Perkuat Kemitraan Strategis RI-AS

Jum'at, 21 September 2012 18:02 wib | Fajar Nugraha - Okezone

Menlu Marty Natalegawa (Foto:Fajar Nugraha/Okezone) Menlu Marty Natalegawa (Foto:Fajar Nugraha/Okezone) WASHINGTON - Hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat (AS) terus diperkuat dengan pembentukan kelompok kerja yang menelaah berbagai bidang. Saat di Washington, Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa melakukan pertemuan Komisi Bersama yang ditujukan menilai kelompok kerja itu.

Dalam konteks bilateral RI-AS, Menlu Martymenjelaskan Pertemuan Komis Bersama kali ini telah menelaah berbagai upaya dan kerja dari 6 kelompok kerja (Pokja) yang telah dibentuk. Pokja tersebut meliputi kerja sama bidang demokrasi dan pemberdayaan masyarakat sipil, pendidikan, perdagangan dan investasi, energi, iklim dan lingkungan serta keamanan.

Menlu Marty menyambut baik bahwa tiap Pokja terus menghasilkan capaian konkrit dalam pelaksanaan tugas masing-masing. “Memang salah satu aspek dari mekanisme kerjasama bilateral RI-AS adalah adanya sistem di mana masing-masing Pokja harus membawa hasil nyata yang terukur,” ungkap Menlu Marty M. Natalegawa usai Pertemuan Komisi Bersama RI-AS di Washington (20/9/2012), dalam keterangan pers Kementerian Luar Negeri yang diterima Okezone, Jumat (21/9/2012).

Dicontohkan Menlu Marty, pokja Pendidikan mencatat peningkatan beasiswa AS kepada para pelajar Indonesia. Menlu Marty juga mendorong adanya kerja sama riset antar-universitas kedua negara. Melalui USAID, AS bahkan telah menambah program pelatihan bagi guru pendidikan dasar UDS 83 juta dan beasiswa sebesar USD 20 juta.

Sementara itu, Pokja Demokrasi dan Masyarakat Sipil sedang mengembangkan kerangka Kerja sama Trilateral di mana RI dan AS dapat secara bersama membantu pembangunan di negara lain. Pokja Keamanan memfasilitasi peningkatan kerjasama di bidang penegakan hukum.

Pokja Perdagangan dan Investasi mencatat terus bertumbuhnya nilai perdagangan kedua Negara secara positif sebesar 15 persen pada akhir tahun lalu. Pokja Energi memfasilitasi kerja sama di bidang energi alternatif dan terbarukan. Sementara Pokja Iklim dan Lingkungan Hidup menyepakati program kerjasama bagi pembangunan berkelanjutan termasuk dalam kerangka Pusat Perubahan Iklim Indonesia.

Dalam kunjungan kerja ke Washington, Menlu Marty juga bertemu dengan penasehat utama Presiden AS bagi urusan keamanan nasional Tom Donilo, bertempat di Gedung Putih, pada hari yang sama. Pertemuan antara lain membahas berbagai tantangan keamanan global dewasa ini, serta penguatan kerjasama di bawah kerangka East Asia Summit (EAS).
(faj)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »