PBB Kecam Kudeta di Republik Afrika Tengah

Senin, 25 Maret 2013 12:23 wib | Wahyu Dwi Anggoro - Okezone

Pasukan Pemerintah Afrika Tengah (Foto: AP) Pasukan Pemerintah Afrika Tengah (Foto: AP) NEW YORK – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki Moon mengecam kudeta yang dilakukan Kelompok Pemberontak Seleka di Republik Afrika Tengah. Dia pun meminta kelompok pemberontak tersebut segera menghentikan aksinya.

“Sekjen Ban Ki Moon mengecam pelanggaran HAM yang dilakukan kelompok pemberontak. Dia meminta pelaku pelanggaran HAM diberi hukuman yang setimpal,” sebut pernyataan yang dikeluarkan PBB.

“Dia juga meminta aksi pemberontakan dihentikan agar ketertiban di Republik Afrika Tengah dapat kembali seperti semula,” lanjut pernyataan tersebut, seperti dikutip Reuters, Senin (25/3/2013).

Sebelumnya Kelompok Pemberontak Seleka dikabarkan berhasil menguasai ibu kota Rebuplik Afrika Tengah, Bangui. Presiden Francois Bozize pun melarikan diri dari ibu kota untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Pemberontak Seleka melakukan kudeta karena menganggap Presiden Bozize melanggar janjinya. Sebelumnya Bozize sepakat memasukan anggota mereka ke dalam militer Negara Afrika itu.

Keberadaan Presiden Bozize kini masih tidak diketahui. Kota Bangui sendiri saat ini berada dalam kekacauan, anggota pemberontak disebut melakukan penjarahan di toko-toko yang ada di kota tersebut.

 

 
(ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »