Jepang Terus Pantau Ancaman Serangan Korut

Kamis, 04 April 2013 20:19 wib | Aulia Akbar - Okezone

Foto : Pasukan Beladiri Jepang (IST) Foto : Pasukan Beladiri Jepang (IST) TOKYO - Pemerintah Jepang melakukan pengumpulan informasi dan aktif menjalin kontak dengan negara-negara lain untuk mewaspadai peluncuran misil Korea Utara (Korut). Jepang pun mengaku sudah siap untuk menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi.

"Kami memahami dengan baik tentang perkembangan di Korut lewat kerja sama dengan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel)," ujar Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, seperti dikutip Kyodo, Kamis (4/4/2013).

"Patut disayangkan, Korut mengulangi tindakannya yang sangat provokatif," imbuhnya.

Negeri Sakura itu berpendapat, China dan Rusia bisa memainkan peranan penting untuk meredakan ketegangan yang melanda Semenanjung Korea. Sementara itu, Jepang aktif mengontak AS untuk menindaklanjuti rencana pengerahan sistem pertahanan misil di Guam.

Pasukan Beladiri Jepang saat ini sudah diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaannya dalam mengawasi sikap negeri komunis Korea itu yang akan segera mengaktifkan reaktor lamanya, Yongbyon. Beberapa hal yang dilakukan Pasukan Beladiri Jepang antara lain adalah memasang alat intai dan melakukan pertukaran informasi dengan negara-negara yang bersangkutan.

Seperti diketahui, sikap Korut makin agresif belakangan ini. Jepang semakin terancam karena Korut memindahkan roketnya dan mengarahkannya ke Korsel dan Jepang pada hari ini.

Korut juga mengganggu para pekerja asal Korsel yang ingin memasuki Kota Kaesong untuk bekerja. Saat ini, motif dari pemblokiran akses ke Kaesong masih belum dijelaskan dengan komprehensif oleh Korut. (AUL)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »