Korsel Mesra dengan China, Jepang Ditinggalkan

Sabtu, 27 April 2013 19:02 wib | Wahyu Dwi Anggoro - Okezone

Park Geun Hye (Foto: Telegraph) Park Geun Hye (Foto: Telegraph) SEOUL – Pemerintah Jepang merasa diasingkan dalam perpolitikan di kawasan Asia timur. Sentimen itu muncul seiring makin eratnya hubungan antara Korea Selatan (Korsel) dengan China.
 
Hubungan Korsel dan China semakin dekat setelah meningkatnya ancaman dari Korea Utara (korut). China yang sebelumnya selalu mendukung Korut kini mulai menjaga jarak dari sekutunya itu.
 
Presiden Korsel Park Geun Hye mengatakan ditinggalkannya Jepang adalah kesalahan Negeri Sakura itu sendiri. Pemerintah Jepang disebut sering memprovokasi negara-negara tetangganya.
 
“Ketika Jepang dikuasai kelompok konservatif, hubungan negara itu dengan tetangga-tetangganya menjadi burukm” ujar Park, seperti dikutip Asahi Shimbun, Sabtu (27/4/2013).
 
Baru-baru ini, Korsel dan China dibuat marah oleh kunjungan Menteri Jepang ke Kuil Yasukuni. Hal itu dianggap sebagai provokasi karena Kuil Yasukuni dibuat sebagai penghormatan untuk panglima militer Jepang yang melaukan kejahatan perang dalam Perang Dunia II.
 
Kabinet Jepang saat ini memang dikuasai oleh pihak konservatif. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga sering mengunjungi Kuil Yasukuni di masa lalu.
 
(ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »