Bom di Boston

"Rusia Bisa Mencegah Tragedi Bom Boston"

Selasa, 30 April 2013 09:01 wib | Aulia Akbar - Okezone

Foto : Situasi di Boston pascaledakan bom (Reuters) Foto : Situasi di Boston pascaledakan bom (Reuters) NEW YORK - Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) Peter King yakin, tragedi bom maraton Boston pada dasarnya bisa dicegah bila Rusia menjelaskan secara detil mengenai hasil penyadapan percakapan pelaku dan ibunya. Seperti diketahui, penyadapan itu sudah dilakukan pada 2011 lalu.

"Tidak diragukan, bila Rusia memberika informasi (yang jelas) ke Biro Penyelidik Federal (FBI) bahwa mereka memiliki informasi mengenai pandangan radikal pelaku dan ibunya, proses penyelidikan ini akan berubah secara dramatis," ujar King, seperti dikutip PJ Media, Selasa (30/4/2013).

"FBI bisa bergerak lebih jauh lagi, menemukan banyak petunjuk, dan mungkin mengakhiri peristiwa ini," paparnya.

King menambahkan, Negeri Beruang Merah enggan memberikan AS informasi yang jauh lebih detil ke AS terkait keluarga Tsarnaev. King menilai, ada semacam "permainan" dalam kasus ini antara AS dan Rusia.

"Mereka ingin memberikan kami informasi sebanyak mungkin yang mereka bisa, namun mereka tidak akan memberi petunjuk mengenai 'bagaimana mereka melakukan pelacakan itu', termasuk memata-matai AS," imbuhnya.

Sejauh ini, mantan Ketua Komite Keamanan Dalam Negeri itu berpendapat bahwa kakak-beradik Tsarnaev mendapatkan bantuan dari pihak luar. Meski demikian King mengaku, dirinya tidak memiliki bukti yang cukup atsa dugaannya.

"Saya cukup yakin, ada semacam fasilitas atau setidaknya seorang konspirator lain yang terlibat dalam peristiwa ini. Namun saya katakan sekali lagi, tidak menutup kemungkinan bila hal ini memang ada. Kami pun sedang mencoba mencari tahu siapa pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa ini," tutupnya. (AUL)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »