Pabrik Bom Taliban Digerebek Pasukan Khusus Inggris

Minggu, 05 Mei 2013 15:01 wib | Fajar Nugraha - Okezone

Pasukan SAS (Foto: Express) Pasukan SAS (Foto: Express) KABUL - Pasukan khusus Inggris (SAS) bersama dengan pasukan Afghanistan menggerebek sebuah pabrik pembuatan bom yang diduga milik kelompok militan Taliban. Penggerebekan ini dilakukan di wilayah Nahr e Saraj, Provinsi Helmand.

Penggerebekan itu merupakan bagian dari operasi mencari pelaku pengeboman yang menewaskan tiga prajurit pekan lalu. Kekhawatiran memuncak bahwa bom produksi Taliban ini bisa diledakan menggunakan detonator jenis baru yang berasal dari Iran. Demikian diberitakan Express, Minggu (5/5/2013).

Operasi yang berlangsung pada pagi hari di Afghanistan itu, dipimpin oleh pasukan Angkatan Darat Afghanistan yang dibantu oleh pasukan SAS. Operasi gabungan ini dilakukan setelah polisi Afghanistan menemukan lebih dari 27 bahan peledak yang biasa digunakan untuk bom pinggir jalan.

Pihak SAS dan militer Afghanistan melakukan operasi tersebut setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan pabrik bom itu di wilayah Nahr e Saraj. NATO mengkonfirmasi operasi penggerebakan juga menemukan senjata yang biasa digunakan oleh Taliban seperti, senapan AK-47.

Polisi Militer Afghanistan yang dibantu dengan tim forensik, turut menggeledah pabrik itu. Mereka terus mencari sidik jari yang kemungkinan berujung pada pelaku pengeboman yang terjadi pekan lalu.

Penggerebakan ini tetap dilakukan di saat peneliti militer NATO memeriksa sisa-sisa dari kendaraan lapis baja yang diserang oleh Taliban Selasa lalu. Kendaraan lapis baja berjenis Mastiff itu hampir hancur akibat serangan Taliban. (faj)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »