Iran Tolak Kandidat Presiden yang Berkaitan dengan AS

Sabtu, 18 Mei 2013 14:18 wib | Fajar Nugraha - Okezone

Warga Iran jelang pemilu (Foto: Reuters) Warga Iran jelang pemilu (Foto: Reuters) TEHERAN - Selain melarang perempuan untuk mencalonkan diri sebagai Presiden Iran, Dewan Pelindung Iran juga memberikan kriteria lain menjelang Pemilu Presiden Iran Juni mendatang. Dewan Pelindung menolak calon presiden yang memiliki kaitan dengan Amerika Serikat (AS).

Sekretaris Dewan Pelindung Iran Ayatullah Ahmad Jannati mengatakan, beberapa kandidat berpikir bahwa sanksi internasional terhadap Iran akan dicabut bila Negeri Paramullah itu membuka kembali hubungan dengan AS.

"Tentunya kami harus menertawai komentar ini. Jika ada seseorang yang memiliki pandangan seperti itu, apakah mungkin kami bisa menyetujui pencalonannya," ujar Jannati, seperti dikutip NDTV, Sabtu (18/5/2013).

Amerika Serikat tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Iran sejak 1979. Sejak saat itu, tidak pernah ada petinggi Iran yang menyarankan perbaikan hubungan dengan AS.

Tetapi mantan Presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani menyarankan hubungan yang lebih baik bisa dibangun antara AS dan Iran. Meskipun Rafsanjani tidak menyarankan perbaikan hubungan antara kedua negara.

Sebelumnya, Anggota Dewan Pelindung Iran menolak partisipasi perempuan dalam politik Iran. Hal ini menghempaskan rencana sekira 30 orang perempuan yang mendaftarkan diri sebagai kandidat Presiden Iran. (faj)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »