Radioaktif di Fukushima Jepang Bocor

Senin, 26 Agustus 2013 21:06 wib | Andreas Gerry Tuwo - Okezone

Ilustrasi. Ilustrasi. TOKYO - Pemerintah Jepang harus berhadapan dengan tekanan yang terjadi setelah kebocoran besar radio aktif di Fukushima Jepang, Senin 26 Agustus. Tumpahan radio aktif itu dilaporkan mengalir di daerah perairan Fukushima.

Kejadian kebocoran ini langsung mendapat perhatian dari pemerintah Jepang. Seorang dari kementerian yang mengawasi industri energi atom Toshimitsu Motegi di tempat kejadian menyatakan, pemerintah bertanggungjawab dan segera membersihkan sisa radioaktif. Demikian seperti dikutip dari Channel News Asia, Senin (26/8/2013).

Motegi pun tiba Fukushima pada Minggu 25 Agustus sore harinya dan segera melakukan inspeksi dan pemeriksaan. Ini juga merupakan kunjungan kedua Motegi setelah pada Januari dia mengujungi Fukushima dengan alasan yang serupa yaitu 3.000 ton radioaktif tumpah.

Di samping pemerintah Jepang kritik juga deras mengalir pada Tokyo Electric Power Co (TEPCO). Banyak pihak menuduh TEPCO tidak becus dalam mengurus masalah radioaktif ini sehingga akibatnya volume air yang tercemar semakin luas setiap waktu.

Banyak pihak menilai bencana ini sama besarnya dengan Tsunami yang terjadi di Jepang 2011 lalu. Tidak tinggal diam dengan masalah dan masalah serupa, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe langsung mengeluarkan kebijakan pada awal Agustus lalu agar segera mencari cara agar air yang terkontaminasi ini jangan sampai menuju laut.

Dia juga langsung memberi mandat kepada departemen perindustrian untuk mengambil tindakan. Selain itu, Abe memerintahkan untuk menambah dana dari APBN Jepang untuk mengatasi semua masalah ini dengan tepat dan cepat. (ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »