Nasib Petev Ditelanjangi Suporter Garis Keras

Kamis, 10 Oktober 2013 12:15 wib | Fitra Iskandar - Okezone

 Ivaylo Petev (biru).(foto:capture youtube) Ivaylo Petev (biru).(foto:capture youtube) SOFIA – Ivaylo Petev terlihat hanya mendengarkan pria berkacamata hitam, yang berdiri di samping kanannya, berbicara. Padahal, corong-corong mikrofon wartawan, yang diletakkan di atas meja, menghadap ke arahnya.

Petev yang sedang memberikan keterangan pers pertamanya sejak ditunjuk menjadi pelatih Levski Sofia, memang harus menghadapi situasi tak enak. Ia tak leluasa berbicara, karena diinterupsi. Sejumlah suporter garis keras, klub tersebut berdiri di depannya. Hanya berjarak dengan meja, dan menunjukkan mimik muka tak senang.

Belum habis pria berkacamata gelap itu selesai bicara, seseorang dari suporter garis keras itu berdiri mendekat dan sambil membukukan badan, mendekatkan wajahnya dengan wajah Petev, sambil berbicara, dan menunjuk-nunjuk hidungnya.

Sang pelatih hanya sesekali membalas tatapan pemuda yang memakai hoodie biru yang akhirnya dijauhkan oleh seseorang di belakangnya. Setelah itu, suporter lainnya, mendekatinya dari belakang dan mencoba membuka paksa kaus biru yang dikenakan Petev.

Karena sulit melakukannya, para ultras memaksa Petev berdiri. Hanya hitungan detik, mereka menanggalkan kausnya. Setelah itu, mereka masih belum puas, karena Petev masih memakai kaus lain. Para ultras itu pun membukanya lagi, sehingga Petev benar-benar setengah telanjang. Intimidasi ini membuat suksesor Slavisa Jokanovic itu langsung meninggalkan ruangan, sementara para fans garis keras Levski Sofia terus mencemoohnya.

“Saya bukan kriminal, saya bukan pencuri, tapi kemarin saya merasa seperti itu. Apa yang saya lakukan sehingga harus menerima ini,” keluh Petev, seperti dikutip Dailytelegraph.

Besoknya setelah peristiwa Selasa 8 Oktober itu, Petev menyatakan mundur dari klub. ”Saya berulang-ulang memikirkan ini. Mendengarkan pendapat keluarga, itu penting. Seumur hidup, ini hari-hari terberat saya,” kata Petev kepada televisi Bulgaria, TV7.

Masuknya pria 38 tahun itu ke dalam klub yang sedang berjuang di papan tengah itu sebenarnya kabar bagus buat fans. Sebelum menandatangani kontrak di Levski Sofia, Petev adalah pelatih juara. Dia mengantarkan Ludogorets Razgrad meraih dua gelar A PFG, Liga Bulgaria.

Petev mungkin bingung dengan ulah kasar para suporter Levski Sofia. Tapi bagi kelompok suporter garis keras tersebut, urusannya jelas. Mereka tidak sudi Petev menjadi pelatih klub kebanggaan mereka. Petev mereka vonis sebagai pengagum rahasia klub rival, CSKA Sofia. Bagi para ultras, Itulah kesalahan fatal Petev. Tak ada ampun.

Follow Twitter @bola_okezone
(fit)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »