Peredaran narkoba di negara Asia Tenggara memang mengkhawatirkan. Ini juga dialami oleh Filipina, di mana narkoba jenis sabu dijual bebas layaknya seperti rokok di Kota San Jose Del Monte, Bulacan.
Amerika Serikat (AS) mengerahkan kapal selam kelas Virginia yang bertenaga nuklir, USS North Carolina ke pangkalan militer di Filipina. Langkah itu diklaim menjadi tanda-tanda akan adanya campur tangan AS di sengketa Laut China Selatan.
Para demonstran Filipina merencanakan kunjungan ke wilayah sengketa, Dangkalan Scarborough. Wilayah itu merupakan wilayah di Laut China Selatan yang diperebutkan China dan Filipina.
Presiden Filipina Benigno Aquino, berniat untuk membeli dua skuadron jet tempur USD1,6 miliar atau sekira Rp14 triliun. Aquino menegaskan, negaranya yang sedang bersiteru dengan China berencana untuk melakukan modernisasi senjata.
Pemerintah Filipina mengatakan, seorang pria Malaysia yang sebelumnya diculik oleh kelompok militan setempat, saat ini sudah dibebaskan. Sebelumnya pria tersebut diculik oleh pihak Abu Sayyaf.
Polisi di wilayah selatan Filipina, menangkap 16 pimpinan dari kelompok kiri Filipina yang tergabung dalam New Peoples Army (NPA). 16 orang itu diduga melakukan perampokan dan pembakaran bangunan-bangunan.
Kobaran api membakar toko pakaian yang memiliki tiga lantai di wilayah selatan Filipina. Insiden kebakaran itu menewaskan 16 orang pekerja toko yang sedang tidur.
Sebuah granat dilaporkan meledak di luar El Sentro Resto Bar di Kota Iligan bagian selatan Filipina. Akibat insiden ini dua orang tewas dan 30 lainnya terluka. Hingga saat ini penyelidikan masih terus berlangsung terkait insiden ini.
Filipina meminta Amerika Serikat (AS) agar mendukung angkatan bersenjatanya dengan kapal patroli, radar, serta jet tempur. Hal itu disebabkan karena sengketa wilayah antara Filipina dan China semakin mengalami eskalasi.
Dalam rangka memperingati May Day atau Hari Buruh Sedunia, setidaknya sekira 8.000 buruh di Manila, Filipina dilaporkan menggelar unjuk rasa. Mereka menuntut kenaikan upah minimum.