Pihak berwenang Italia mengakhiri pencarian bagi korban kapal Costa Concordia yang karam di dekat perairan Pulau Giglio, Tuscan. Sudah lebih dari dua pekan kapal mewah itu karam di wilayah tersebut.
Kapal pesiar Costa Concordia yang karam di dekat perairan Pulau Giglio, Italia, diperkirakan baru bisa dipindahkan dalam waktu 10 bulan ke depan. Paling tidak akhir tahun ini, perairan Pulau Giglio baru bisa terbebas dari bangkai kapal itu.
Kapten kapal pesiar Costa Concordia mengaku dirinya disuruh oleh para manager perusahaan operator kapal pesiar itu, untuk mendekati wilayah peraian dangkal Italia. Perintah ini yang menurutnya menyebabkan kapal mewah itu karam.
Para tim penyelamat mencoba untuk menyelamatkan para korban yang masih terjebak di dalam Kapal Costa Concordia. Saat itu, bau busuk mulai tercium, para penyelam menduga, bau itu adalah bau dari jenazah penumpang yang membusuk
Kapten Kapal Costa Concordia sepertinya terus berusaha untuk menyelamatkan diri dari kecelakaan kapal yang menewaskan 13 penumpangnya. Kapten "pengecut" itu mengaku pihak perusahaan menyuruhnya berlayar di laut dangkal.
Penyelidikan atas kecelakaan kapal pesiar Costa Concordia terus berlanjut. Dalam keterangan terbaru diketahui bahwa Kapten Francesco Schettino menangis seperti bayi ketika berada di daratan.